Mukmin yang Berakhlak

DARJAT YANG MULIA DIBERI KEPADA MUKMIN YANG BERAKHLAK

Sangat beruntung orang yang mempunyai akhlak yang mulia kerana Allah S.W.T. memberi ganjaran yang amat tinggi kepada orang yang berakhlak mulia, setaraf dengan orang yang berpuasa serta mendirikan sembahyang di tengah malam.
Setiap Muslim hendaklah berusaha mempertingkatkan kualiti akhlaknya agar menjadi baik dan lebih baik sepanjang menjalani kehidupan di dunia ini kerana setiap amalan akan dihitung dan dihisab di akhirat kelak.
Mukmin yang mempunyai akhlak mulia, bukan sahaja mendapat kemulian di dunia, bahkan mendapat darjat yang tinggi di sisi Allah di akhirat kelak.

IMG-20141225-WA0044

Rasulullah s.a.w bersabda yang bermaksud:
“Sesungguhnya seseorang mukmin itu dapat mencapai darjat orang yang berpuasa yang mendirikan sembahyang ditengah malam disebabkan akhlaknya yang mulia.” (Hadis Riwayat Abu Daud)

Solat Tahajjud Mengangkat Seseorang ke Tingkat Terpuji.

SOLAT  TAHAJJUD

Satu cara paling berkesan untuk berhubung dengan Allah S.W.T ialah dengan bangun mengerjakan ibadat, khususnya solat Tahajud atau solat di tengah malam. Allah mahu menguji sejauh mana taatnya seseorang makhluk yang mengaku bertuhankan Allah. Dengan kata lain, amalan bangun bertahajud adalah perbuatan amat berat untuk dikerjakan.

sujud3

Namun, pada kesukaran inilah tersembunyi suatu rahsia Allah yang hanya sedikit sekali diketahui hamba-Nya. Sekalipun solat Tahajud sekadar sunat, tetapi kelebihannya amat besar di sisi Allah dan tinggi nilainya. Firman Allah s.w.t bermaksud:“Dan dari malam, hendaklah engkau bertahajud (tinggalkan tidur untuk solat) semoga Tuhanmu mengangkat kamu pada kedudukan yang terpuji.’ (Surah Al-Israk: Ayat 79)

 

Bagaimana Kedudukan Allah di Hati Kita?

BAGAIMANA KEDUDUKAN ALLAH DIHATI KITA?

Hidup di dunia ini, kita hendaklah memperolehi redo Allah dan bukannya redo manusia dengan mengingkari perintah Allah. Pernahkah kita berfikir tentang darjat kita di sisi Allah S.W.T? Barangsiapa mencari redha manusia dengan mengingkari perintah Allah, nescaya Allah akan menyerahkan urusan hidupnya kepada manusia.

Sabda Nabi Muhammad s.a.w yang bermaksud; “Sesiapa yang ingin mengetahui kedudukannya di sisi Allah, maka, hendaklah dia memperhatikan bagaimana kedudukan Allah di dalam hatinya. Maka sesungguhnya Allah menempatkan (mendudukkan) hamba-NYA sebagaimana hamba itu mendudukkan Allah di dalam jiwanya (hatinya)”

Mengenai Rezeki

Mengenai Rezeki

Orang yang Kekal di Neraka.

ORANG YANG KEKAL DI NERAKA

Berikut ini ialah golongan orang yang kekal di dalam api neraka berdasarkan al-Quran:

  1. Orang yang Derhaka kepada Allah dan RasulNya

Dan sesiapa yang derhaka kepada Allah dan RasulNya, dan melampaui batas-batas syariatNya, akan dimasukkan oleh Allah ke dalam api neraka, kekallah dia di dalamnya, dan baginya azab siksa yang amat menghina. (An-Nisaa’ 4:14api

  1. Orang yang Tenggelam Dalam Kejahatan

(Apa yang kamu katakan itu tidaklah benar), sesungguhnya sesiapa yang berbuat kejahatan dan ia diliputi (ditenggelamkan) oleh kesalahannya itu, maka merekalah ahli neraka, mereka kekal di dalamnya. (Al-Baqarah 2:81)

Dan untuk orang-orang yang melakukan kejahatan (syirik dan maksiat), balasan  tiap-tiap satu  kejahatan mereka ialah kejahatan yang sebanding dengannya serta akan ditimpakan kehinaan; tiadalah bagi mereka pelindung dari (seksa) Allah; muka mereka (hitam legam) seolah-olahnya ditutup dengan beberapa bahagian (yang gelap-gelita) dari malam yang gelap-gelita. Mereka itulah ahli neraka, mereka kekal di dalamnya. (Yunus 10:27)

  1. Orang yang memakan (mengambil Riba

Orang-orang yang memakan (mengambil) riba itu tidak dapat berdiri betul melainkan seperti berdirinya orang yang dirasuk Syaitan dengan terhuyung-hayang kerana sentuhan (Syaitan) itu. Yang demikian ialah disebabkan mereka mengatakan: “Bahawa sesungguhnya berniaga itu sama sahaja seperti riba”. Padahal Allah telah menghalalkan berjual-beli (berniaga) dan mengharamkan riba. Oleh itu sesiapa yang telah sampai kepadanya peringatan (larangan) dari Tuhannya lalu ia berhenti (dari mengambil riba), maka apa yang telah diambilnya dahulu (sebelum pengharaman itu) adalah menjadi haknya, dan perkaranya terserahlah kepada Allah. Dan sesiapa yang mengulangi lagi (perbuatan mengambil riba itu) maka itulah ahli neraka, mereka kekal di dalamnya. (Al-Baqarah 2:275)

  1. Orang Yang Menjadikan Orang Kafir Sebagai Teman Rapat

Engkau melihat banyak dari mereka menjadikan orang-orang kafir (musyrik) teman rapat mereka. Demi sesungguhnya amatlah buruknya apa yang mereka sediakan bagi diri mereka (pada hari akhirat kelak) iaitu kemurkaan Allah menimpa mereka, dan mereka pula tetap kekal di dalam azab (neraka). (Al-Maaidah 5:80)

  1. Orang Yang Mendustakan Ayat-Ayat (Perintah) Allah Dan Orang yang Angkuh

Dan orang-orang yang mendustakan ayat-ayat (perintah) Kami dan yang angkuh (merasa dirinya lebih) daripada mematuhinya, merekalah ahli neraka, mereka kekal di dalamnya. (Al-A’raaf 7:36) |

  1. Orang yang Menentang Perintah Allah

Tidakkah mereka mengetahui bahawa sesiapa yang menentang (perintah-perintah) Allah dan RasulNya, maka sesungguhnya adalah baginya neraka Jahannam serta ia kekal di dalamnya? Balasan yang demikian adalah kehinaan yang besar. (At-Taubah 9:63)

  1. Penyembah Berhala

Kalaulah mereka (yang kamu sembah) itu tuhan-tuhan, tentulah mereka tidak masuk ke dalam neraka; dan (ketahuilah), semuanya (yang menyembah dan yang disembah) akan kekal dalam neraka selama-lamanya. (Al-Anbiyaa’ 21:99)

  1. Orang yang Ringan Timbangan Amal Kebaikannya

Dan sesiapa yang ringan timbangan amal baiknya, maka merekalah orang-orang yang merugikan dirinya sendiri; mereka kekal di dalam neraka Jahannam (Al-Mu’minuun 23:103)

  1. Orang yang Lalai dan Melupakan Pertemuan dengan Allah

(Lalu dikatakan kepada mereka: “Oleh sebab kelalaian kamu) maka rasalah azab siksa kerana kamu melupai pertemuan hari kamu ini. Sesungguhnya Kami pun tidak hiraukan keselamatan kamu lagi; dan (dengan yang demikian) rasalah azab yang kekal dengan sebab apa yang kamu telah kerjakan”. (As-Sajdah 32:14)

  1. Orang yang Sombong dan Takbur

(Setelah itu) dikatakan kepada mereka: “Masukilah pintu-pintu neraka Jahannam itu dengan keadaan tinggal kekal kamu di dalamnya; maka seburuk-buruk tempat bagi orang-orang yang sombong takbur ialah neraka Jahannam. (Az-Zumar 39:72)

  1. Orang yang Mendustakan Ayat-ayat Allah dan Menyombongkan Diri

Dan orang-orang yang mendustakan ayat-ayat Kami dan menyombongkan diri terhadapnya, mereka itu penghuni-penghuni neraka; mereka kekal didalamnya.  (Al-A’raf : 36)

  1. Makhluk yang Zalim

Maka kesudahan keduanya, bahawa mereka ditempatkan di dalam neraka, kekal mereka di dalamnya. Dan yang demikian itulah balasan  makhluk-makhluk yang zalim. (Al-Hasyr 59:17)

  1. Orang yang Murtad (Keluar dari Agama Islam)

Bagaimana Allah akan menunjuki suatu kaum yang kafir sesudah mereka beriman, serta mereka telah mengakui bahwa Rasul itu benar-benar rasul, dan keterangan-keteranganpun telah datang kepada mereka? Allah tidak menunjuki orang-orang yang zalim. Mereka itu, balasannya ialah: bahwasanya la’nat Allah ditimpakan kepada mereka, la’nat para malaikat dan manusia seluruhnya, mereka kekal di dalamnya, tidak diringankan siksa dari mereka, dan tidak mereka diberi tangguh,(Ali Imran : 86-88)

Dan mereka (orang-orang kafir itu) sentiasa memerangi kamu hingga mereka (mahu) memalingkan kamu dari agama kamu kalau mereka sanggup (melakukan yang demikian); dan sesiapa di antara kamu yang murtad (berpaling tadah) dari agamanya (agama Islam), lalu ia mati sedang ia tetap kafir, maka orang-orang yang demikian, rosak binasalah amal usahanya (yang baik) di dunia dan di akhirat, dan mereka itulah ahli neraka, kekal mereka di dalamnya (selama-lamanya). (Al-Baqarah 2:217)

  1. Orang Kafir

Sesungguhnya orang-orang yang kafir dan menghalang-halangi dari jalan Allah, benar-benar telah sesat sejauh-jauhnya. Sesungguhnya orang-orang yang kafir dan melakukan kezaliman, Allah sekali-kali tidak akan mengampuni mereka dan tidak akan menunjukkan jalan kepada mereka, kecuali jalan ke neraka Jahannam; mereka kekal di dalamnya selama-lamanya. Dan yang demikian itu adalah mudah bagi Allah.(An-Nisa : 167-169)

Dan orang-orang kafir yang mendustakan ayat-ayat keterangan kami, mereka itu ialah ahli neraka, mereka kekal di dalamnya. (Al-Baqarah 2:39)

Allah Pelindung (Yang mengawal dan menolong) orang-orang yang beriman. Ia mengeluarkan mereka dari kegelapan (kufur) kepada cahaya (iman). Dan orang-orang yang kafir, penolong-penolong mereka ialah Taghut yang mengeluarkanmereka dari cahaya (iman) kepada kegelapan (kufur). Mereka itulah ahli neraka, mereka kekal di dalamnya. (Al-Baqarah 2:257)

Sesungguhnya orang-orang yang kafir dari Ahli Kitab dan orang-orang musyrik itu akan ditempatkan di dalam neraka Jahannam, kekallah mereka di dalamnya. Mereka itulah sejahat-jahat makhluk. (Al-Bayyinah 98:6)

Sesungguhnya orang-orang yang kafir, harta benda mereka dan anak-anak mereka, tidak sekali-kali akan dapat menyelamatkan mereka dari (azab) Allah sedikitpun, dan mereka itu ialah ahli neraka; mereka kekal di dalamnya. (Ali Imran 3:116)

Sesungguhnya Allah mela’nati orang-orang kafir dan menyediakan bagi mereka api yang menyala-nyala (neraka), mereka kekal di dalamnya selama-lamanya, mereka tidak memperoleh seorang Pelindungpun dan tidak (pula) seorang penolong. Pada hari ketika muka mereka dibolak-balikkan dalam neraka, mereka berkata: “Alangkah baiknya, andaikata kami ta’at kepada Allah dan ta’at (pula) kepada Rasul”. Dan mereka berkata: “Ya Rabb Kami, sesungguhnya kami telah menta’ati pemimpin-pemimpin dan pembesar-pembesar kami, lalu mereka menyesatkan kami dari jalan (yang benar). (Al-Ahzab : 64-67)

Dan jika engkau merasa hairan (wahai Muhammad), maka sungguh menghairankan perkataan mereka yang kafir itu (yang mengatakan): “Adalah apabila kami telah menjadi tanah betulkah kami pula akan hidup semula dalam bentuk kejadian yang baharu?” Mereka itulah orang-orang yang kufur ingkar kepada Tuhan mereka, dan merekalah yang dibelenggu dengan belenggu-belenggu pada leher mereka; dan merekalah juga ahli neraka, mereka kekal di dalamnya. (Ar-Ra’d 13:5)

  1. Sesiapa yang Menyesatkan Manusia Dari Agama Allah

Dan hari diwaktu Allah menghimpunkan mereka semuanya : “Hai golongan jin, sesungguhnya kamu telah banyak menyesatkan manusia”, lalu berkatalah kawan-kawan meraka dari golongan manusia: “Ya Tuhan kami, sesungguhnya sebahagian daripada kami telah dapat kesenangan dari sebahagian dan kami telah sampai kepada waktu yang telah Engkau tentukan bagi kami”. Allah berfirman: “Neraka itulah tempat diam kamu, sedang kamu kekal di dalamnya, kecuali kalau Allah menghendaki “. Sesungguhnya Tuhanmu Maha Bijaksana lagi Maha Mengetahui.(Al-An`am : 128)

  1. Golongan Munafiq

Allah mengancam orang-orang munafik laki-laki dan perempuan dan orang-orang kafir dengan neraka Jahannam. Mereka kekal di dalamnya. Cukuplah neraka itu bagi mereka; dan Allah mela’nati mereka; dan bagi mereka azab yang kekal. (At-Taubah : 68)

Sesungguhnya orang-orang munafik itu (ditempatkan) pada tingkatan yang paling bawah dari neraka. Dan kamu sekali-kali tidak akan mendapat seorang penolongpun bagi mereka (An-Nisaa’ : 145)

  1. Orang yang Menyekutukan Allah (Syirik)

Tidaklah layak orang-orang kafir musyrik itu memakmurkan (menghidupkan) masjid-masjid Allah, sedang merekamenjadi saksi (mengakui) akan kekufuran diri mereka sendiri. Mereka itu ialah orang-orang yang rosak binasa amal-amalnya dan mereka pula kekal di dalam neraka. (At-Taubah 9:17)

Batas-Batas aurat

Batas-batas Aurat

“O Prophet, Tell your wives and your daughters and the women of the believers to draw their outer garments about themselves (when they go out). That is better so that they may be recognised and not molested. And Allah is Forgiving, Merciful.” [Surah Al-Ahzaab, 33:59]

batas aurat

Abu Dawood narrates that `Aishah (r.a.) said: “Asmaa’ the daughter of Abu Bakr (r.a.) came to see the Messenger of Allah (s.a.w.) wearing a thin dress; so Allah’s Messenger (s.a.w.) turned away from her and said: O Asmaa’, once a woman reaches the age of menstruation, no part of her body should be seen but this-and he pointed to his face and hands.” 

“Say to the believing men that: they should cast down their glances and guard their private parts (by being chaste). This is better for them.” (Surah an-Nur 24: 30)

Tanggungjawab Membayar Hutang

Tanggungjawab membayar hutang adalah wajib. Membayar hutang adalah untuk memastikan kita melalui hidup di dunia ini dengan diredai Allah dan untuk memenuhi hak orang yang kita berhutang itu. Allah akan menjaga kita sekiranya kita menjaga hak-hak Allah dan hak-hak manusia.

Dari Shuhaib Al Khoir, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Siapa saja yang berhutang lalu berniat tidak mahu melunasinya, maka dia akan bertemu Allah (pada hari kiamat) dalam status sebagai pencuri.” (HR. Ibnu Majah)

“Diampunkan semua dosa bagi orang mati yang terkorban syahid kecuali jika ia mempunyai hutang (kepada manusia) (Riwayat Muslim)

“Barangsiapa yang meminjam harta orang lain dengan niat ingin mengembalikannya, Allah akan mengembalikan pinjaman itu, namun barangsiapa yang meminjamnya dengan niat  ingin merugikannya, Allah pun akan merugikannya” ( Riwayat Al-Bukhari, 2/83 )

tujuan 1Juta

Rasulullah SAW juga kerap mengajar umat islam agar berdoa dilepaskan dari hutang: Ya Allah, aku berlindung kepada Mu dari dosa dan hutang, lalu Baginda ditanya: mengapa engkau sering meminta perlindungan dari hutang, wahai Rasulullah? Baginda menjawab:  “Jika seseorang berhutang, bila berbicara ia dusta, bila berjanji ia mengingkari” (Riwayat Al-Bukhari)

Terdapat juga dalam sebuah hadith lain : Ertinya: Ya Allah, aku berlindung dari kekufuran dan hutang,  Mendengar itu seseorang bertanya, “Apakah engkau menyamakan kekufuran dengan hutang wahai Rasulullah?” “Benar,” Jawab RAsulullah (Riwayat An-Nasaie, 2/316; Ahmad, 3/38; Al-Hakim berkata sohih dan disepakati oleh Az-Zahabi; Menurut albani: dhoif)

Untuk mengetahui lebih lanjut mengenai aktiviti FB/1Juta boleh LIKE page berikut ini:

https://www.facebook.com/1JutaBayarZakat?ref=bookmarks

Previous Older Entries

Ikut

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 5,340 other followers

%d bloggers like this: